Apa itu LNG dan LPG?
Akronim LNG dan LPG
LPG atau yang sering dibaca khalayak umum sebagai 'elpiji' pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Zat yang satu ini sangat berguna bagi manusia terutama sebagai jembatan supaya tubuh manusia mendapatkan nutrisi (re:makan). Namun apa kepanjangan dari LPG? Pasti tidak banyak orang yang tahu. Lalu apakah kamu pernah mendengar istilah LNG?LNG : Liquified Natural Gas
LPG : Liquified Petroleum Gas
Nah sudah tahu kan kepanjangan dari LNG dan LPG. Kedua istilah tersebut berlaku untuk gas alam yang diubah wujudnya menjadi benttuk cair, yang membedakan keduanya adalah kandungan gas didalamnya dan temperature penyimpanan. LNG disimpan pada tekanan atmosferis dengan suhu mencapai -160 oC sementara LPG bisa disimpan pada tekanan tinggi dengan suhu atmosferis atau pada tekanan atmosferis dengan suhu hingga -40 oC.
Kandungan Gas Alam
Gas alam terdiri dari senyawa hidrokarbon yang paling ringan, yaitu metana hingga senyawa hidrokarbon berat lainnya. tak jarang, gas alam juga memiliki beberapa senyawa pengotor seperti diantaranya senyawa sulfur, benzena-toluena-xilena (BTX), karbon dioksida, nitrogen, oksigen dan air. Lalu zat apa saja yang terkandung dalam LNG dan LPG? Berikut penjelasannya dengan gambar.![]() |
| Kandungan Gas Alam |
Lebih dari 85% kandungan yang terdapat pada LNG adalah metana. Sementara itu, LPG hanya mengandung senyawa propana dan/atau butana dengan sedikit hidrokarbon berat. Untuk meperoleh kandungan LNG dan LPG semurni mungkin, diperlukan beberapa proses untuk mengeliminasi senyawa pengotor lainnya.
Proses Pembuatan LNG dan LPG
Umumnya sebuah pabrik pengolah gas alam menghasilkan LNG dan LPG yang melalui beberapa proses. Pada umunya, LNG dan LPG akan disimpan pada penyimpanan dengan tekanan atmosferis. Lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut :
Lumpur dan air yang berfasa cair yang terkandung pada gas alam dipisahkan dengan cara gravimetri. Untuk air dengan fasa gas akan dipisahkan dengan cara dikondensasikan, yang kemudian dipisahkan secara gravimetri, dan kemudian sisa uap air dilewatkan melalui penjerap. Gas lainnya seperti karbon dioksida atau sulfur, perlu menggunakan senyawa tambahan untuk menghilangkannya, biasanya berupa penyerap. Setelah gas alam terbebas dari pengotor, kemudian gas tersebut akan dipisahkan kandungannya berdasarkan titik didihnya, atau diseebut dengan distilasi. Senyawa yang lebih ringan lebih mudah menguap pada suhu lebih rendah dibandingkan senyawa berat. Setelah terpisahkan, masing masing zat akan didinginkan pada suhu tertentu tergantung dari zat yang diekstrak.
Nah, seperti itu penjelasan singkat mengnai LNG dan LPG. Yuk sebarkan ke temanmu untuk menambah wawasan mereka!


Comments
Post a Comment